Sunday, February 5, 2012

Pengampunan dan Kasih Karunia

Kasih karunia Allah memiliki banyak ekspresi dalam definisinya, namun pengampunan adalah hal pertama. Jika kita nggak memahami betul apa yang dimaksud dengan PENGAMPUNAN, maka kita tidak akan pernah memahami lengkap apa itu KASIH KARUNIA. Bagaimana kita memahami ‘KASIH KARUNIA’? Salah satu cara adalah bahwa kasih karunia itu adalah sebuah HADIAH/PEMBERIAN!
Jika kamu berpikir kamu harus bekerja untuk mendapatkan apa yang Tuhan telah diberikan secara cuma-cuma, maka kamu telah membuat salib Kristus tidak berlaku. Kamu telah menyisihkan kasih karunia dan menjadikan diri kamu sebagai ASISTEN JURU SELAMAT.
Inilah 12 alasan mengapa orang Kristen tidak perlu mengaku dosa supaya diampuni:


  1. Itu tidak ada dalam Alkitab. Mengaku (homologeo) berarti setuju dengan Tuhan. Orang-orang berdosa perlu SETUJU bahwa mereka berdosa dan membutuhkan Juruselamat. Orang-orang suci perlu SETUJU bahwa dosa-dosa mereka telah ditangani dan mereka sudah diampuni.
  2. Kamu sudah diampuni 2000 tahun yang lalu. Saat itu, kamu belum lahir, dan bahkan kamu belum sempat berbuat dosa, jadi semua dosa itu adalah “Future Sin”.
  3. Kamu diampuni melalui darah-Nya. Pengampunanmu dibayar dengan darah Tuhan. Kamu tidak melakuakn apa pun untuk hal itu.
  4. Kamu telah diampuni sepenuhnya untuk semua waktu : Masa Lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang! Yesus tidak akan pernah naik ke kayu salib lagi untuk mengampuni dosamu, cukup SATU kali.
  5. Kamu diampuni sesuai dengan kekayaan Anugerah Allah. Pengampunan adalah bisnis-Nya dan karunia-Nya adalah memberi. Kamu bisa menerima atau menolak tetapi kamu tidak akan bisa mendapatkannya dengan usahamu.
  6. Dosamu sudah lama berlalu. Pengorbanan Kristus adalah bom atom bagi dosa.
  7. Allah memilih untuk melupakan dosamu. Allah adalah kasih. Kasih tidak menyimpan kesalahan. Bapa surgawi tidak menyimpan arsip-arsip catatan dosamu.
  8. Roh Kudus tidak menghukum kamu. Hukum Taurat menuduh dan menghukumu, tetapi Roh Kudus membebaskan. Bagaimana Dia bisa menghukummu tentang sesuatu yang Dia memilih untuk tidak mengingatnya?
  9. Mengaku dosa supaya diampuni menempatkan kita di bawah hukum Taurat lagi. Mencampur kasih karunia Allah dengan usaha manusia seperti mencampur susu dengan racun. Hasilnya tidak akan baik untukmu.
  10. Mengaku dosa supaya diampuni justru menambah kuasa dosa. Alih-alih berurusan dengan dosa dan melepaskan kehidupan, hukum yang berdasarkan pengakuan dosa akan membangkitkan dan menyebabkan kematian.
  11. Mengaku dosa membuat kita ada jarak dari Allah. Ketika berhadapan dengan seseorang, mengakui dosa dan meminta pengampunan dapat membantu menyembuhkan hati nurani yang bersalah; tapi Tuhan tidak berhubungan dengan kita karena pengakuan itu.
  12. Mengaku dosa supaya diampuni membuat kita SADAR DIRI, bukan SADAR Kristus. Setiap menit yang Kamu habiskan memikirkan dosa, maka satu menitmu sudah terbuang. Pakah kamu merasa tidak layak? Dapatkan lebih dari dirimu sendiri! Kristus adalah layak!
Mengapa orang Kristen mengakui dosa supaya diampuni, walaupun itu tidak ada dalam Alkitab?
Saya tidak menentang pengakuan. Pengakuan yang benar adalah meletakkan iman dalam kata-kata, ini berarti mengatakan janji-janji Allah, mendeklarasikan Allah, dan kehendak Allah. Tapi mengaku supaya diampuni adalah pekerjaan daging. Apakah kamu mengaku kepada seorang pendeta atau mengaku langsung kepada Allah, tidak ada bedanya. Jika kamu melakukannya karena kamu percaya itu membuat kamu menjadi benar atau diterima Allah, maka apa gunanya kamu memiliki Juruselamat? Kamu telah meremehkan rahmat dan menempatkan dirimu di bawah hukum Taurat.
Kamu tidak akan menemukan orang-orang percaya dalam Perjanjian Baru mengakui dosa-dosa mereka supaya diampuni. Jadi, mengapa kita melakukannya? Mengapa kita menghabiskan begitu banyak waktu dan energi pada “praktek-praktek kematian” seperti ini?
Saya bisa memikirkan setidaknya 4 alasan. Kami melakukannya hanya karena kita selalu melakukannya. (Jadi membaca Alkitab Kamu, memperbaharui pikiran dan hidup bebas.) Kami melakukannya karena kita berpikir dosa kita lebih besar dari kasih karunia Allah. (Hal ini tidak.) Kami melakukannya karena kita takut (Dosa adalah dosa dan pada kayu salib Yesus berurusan dengan semua itu "dosa yang tidak diakui." -. Dosa besar, dosa kecil, dosa rahasia dan dosa yang tidak diakui ada dosa yang lolos bekerja sempurna penebusan-Nya) Atau. kita melakukannya karena kita takut hari penghakiman dan tidak pasti tentang pengampunan kita. Kami berharap kita telah diampuni, tetapi kami khawatir bahwa mungkin tidak. Jika ini adalah Kamu, mendengarkan kata-kata Yesus:
"Teman, jangan khawatir! Dosamu sudah diampuni "(Mat 9:2, CEV).
Pada titik tertentu Kamu hanya harus melangkah keluar dalam iman dan percaya bahwa ketika Yesus berkata "sudah selesai" itu benar-benar selesai. Pada salib, dosa Kamu sudah ditangani dengan sekali dan untuk semua waktu. Lihatlah Yesus dan bergembiralah!

No comments:

Post a Comment