Yaaaap! semua orang pasti udah tau banged tarian ini darimana asalnya... sepanjang saya tahu, tarian ini cukup memukau hati banyak orang,,dan memang kenyataannya seperti itu, saat saya menontonnya untuk pertama kalinya ketika jalan-jalan di Uluwatu. Apalagi nontonnya sore menjelang magrib, dan ga ujan, dan sambil menunggu malem,, bareng2 sama bule2 itu,,heu,,heu,heu...
Tarian ini dimainkan oleh banyak sekali orang, dan setiap orang punya peranan masing-masing, mereka mengeluarkan semacam suara yang bergantian,,, "cak..cak,,cak,,cak,,cak" (bukan cicak, sodara2...)
dan untuk mencari tau siapa orang yang membunyikan suara2 yang laen, akan sangat sulit,,,ya karena gantian itu,,, lucu deh pokonya...
Tari Kecak adalah jenis tarian Bali yang paling unik, dan tidak diiringi dengan alat musik/gamelan apapun, tapi diiringi dengan paduan suara sekitar 70 orang pria. Tari ini berasal dari tarian sakral (Sang Hyang). Pada tari Sang Hyang seorang yang kerasukan roh berkomunikasi dengan para dewa atau leluhur yang sudah disucikan (menurut kepercayaan masyarakat disana). Dengan menggunakan penari sebagai media penghubung, para dewa atau leluhur dapat menyampaikan sabdanya. Pada tahun 1930-an cerita Epos Ramayana mulai disisipkan dalam tarian ini. Dan sampai saat ini tarian ini menjadi salah satu hiburan yang tetap menarik hati para pengunjung untuk menyaksikannya.
Ketika saya menontonnya, saya melihat semua penari berdandan secara maksimal terutama para penari yang wanita, dan mereka semakin profesional dengan menggunakan sedikit2 bahasa inggris atau tergantung turis mana yang banyak nonton saat itu... pengen nonton tarian itu lagi? so pasti....
Kalau kalian menonton di Pura Uluwatu, memang harganya cukup lumayan Rp.72.000 kalo beli di tempat tiketnya. Akan lebih murah jika pesan via internet or.. di Garuda Wisnu Kencana juga ada atraksi ini dan gratis tidak perlu membayar tiket lagi.






No comments:
Post a Comment